Jalur Cukang Monteng di Garut, Jawa Barat, memang dikenal memiliki pemandangan alam yang indah dan menantang. Namun, di balik keindahannya, jalur ini menyimpan berbagai risiko, terutama bagi pengendara kendaraan bermotor. Jalan yang berkelok tajam, minim penerangan, serta sempitnya bahu jalan menjadi tantangan tersendiri, apalagi saat musim hujan tiba.
Menyikapi kondisi tersebut, pihak kepolisian setempat mengeluarkan imbauan khusus kepada para pengemudi. Polisi menyarankan agar pengendara memperlambat laju kendaraan, terutama di tikungan buta dan tanjakan curam. Selain itu, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima—rem, lampu, dan ban wajib dicek sebelum melintasi jalur ini.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara jika cuaca buruk atau kondisi tubuh sedang tidak fit,” ujar Kanit Lantas Polsek setempat. Selain faktor alam, minimnya bengkel di sepanjang rute juga menjadi perhatian serius. Jika terjadi kerusakan mesin atau ban kempes, pengendara bisa terjebak dalam situasi darurat tanpa bantuan cepat.
Untuk itu, disarankan membawa perlengkapan darurat seperti ban serep, dongkrak, dan lampu senter. Pengendara roda dua juga diminta menggunakan helm standar dan jaket tebal demi keselamatan.
Bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan Garut selatan melalui jalur Cukang Monteng, perencanaan matang sangat penting. Selalu pantau info terkini dari pihak berwenang dan hindari berkendara di malam hari jika tidak benar-benar mendesak.
Untuk informasi lebih lanjut terkait kebijakan keselamatan dan komunitas lokal, Anda bisa mengunjungi Indobet Rtp.
Tetap waspada, utamakan keselamatan, dan nikmati perjalanan Anda dengan bijak!